Tentang Kanker Mesothelioma

Mesothelioma adalah kanker ganas agresif yang mempengaruhi lapisan membran paru-paru dan perut.

Malignant mesothelioma atau mesothelioma ganas adalah yang paling serius dari semua penyakit yang terkait dengan asbestos. Meskipun jarang terjadi, kanker mesothelioma tidak lagi dianggap langka. Penyebab utama dan faktor risiko untuk mesothelioma adalah paparan asbes.

Membuat diagnosis mesothelioma dengan benar adalah sangat sulit bagi dokter karena penyakit ini sering muncul dengan gejala yang menyerupai penyakit umum lainnya. Belum ditemukan obat penyembuhan untuk mesothelioma, tapi perawatan seperti pembedahan dan kemoterapi telah membantu memperbaiki prognosis khas mesothelioma.

Pleural mesothelioma (mempengaruhi lapisan pelindung paru-paru di rongga dada) mewakili sekitar tiga perempat dari seluruh kejadian mesothelioma. Sedangkan Mesothelioma peritoneal yang mempengaruhi rongga perut dan mesothelioma perikardial yang mempengaruhi rongga jantung, mewakili sisa kejadian mesothelioma. Mesothelioma testis sangat jarang terjadi dan biasanya terlihat khas dengan metastase dari berbagai peritoneal.

Ada tiga jenis tipe sel mesothelioma yang telah dikenali. Antara 50 dan 70% dari semua mesotelioma berasal dari jenis epitel. Sementara ini prognosisnya masih dianggap kurang agresif daripada sarcomatoid mesothelioma dan mesothelioma bifasik, yang meliputi sisa diagnosis tipe sel.
Rongga di dalam tubuh yang meliputi dada, perut, dan hati dikelilingi oleh membran sel yang dikenal sebagai mesothelium. Sel mesothelial ini membantu dalam fungsi organ umum. Mesothelium berfungsi sangat penting untuk organ-organ yang umumnya bergerak, seperti ekspansi atau kontraksi paru-paru, perut, atau jantung. Pelumasan dari sel mesothelial memungkinkan ruang bebas dari gerakan di dalam tubuh. Mesothelium dari dada, perut, dan rongga jantung disebut pleura, peritoneum, dan perikardium. Masing-masing pengelompokan sel mesothelial sangat penting untuk fungsi dari struktur tubuh yang mereka cakup.

Keganasan (tumor kanker) yang terjadi di dalam membran mesothelial dikenal sebagai mesothelioma ganas, atau hanya disebut mesothelioma. Tumor jinak dari mesothelium juga diketahui terjadi, akan tetapi lebih jarang daripada kanker ganas umum umumnya.

Faktor Risiko Mesothelioma

Ada beberapa faktor risiko yang meningkatkan kemungkinan bahwa dalam tubuh seseorang akan berkembang mesothelioma. Faktor risiko utamanya adalah paparan asbes. Paparan zat yang sangat berbahaya secara signifikan dapat meningkatkan kemungkinan tertular penyakit. Merokok tidak memiliki hubungan penyebab langsung dengan mesothelioma, tetapi secara signifikan dapat meningkatkan resiko dan memperparah kemungkinan terkena penyakit. Faktor sekunder penyebab lainnya termasuk paparan radiasi, zeolit​​, virus simian 40 (SV40) dan erionite. Akan dibahas masing-masing faktor risiko lebih mendetail pada tautan informasi dibawah ini.


Faktor Risiko Sekunder Mesothelioma
Para peneliti terus mengevaluasi paparan nanotube sebagai faktor risiko yang mungkin untuk penyabab mesothelioma meskipun para ilmuwan belum menunjukkan perhatian pada hal ini.